Madrasah Ibtidaiyah MIN 13 Jakarta Timur menggelar acara Wisuda Tahfidz dan pelepasan siswa/i kelas VI enam) tahun pelajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan suasana haru. Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah MIN 13 Jakarta Timur ini dihadiri oleh kepala madrasah Ibu Elvia Luthfiasari S. Ag. M.Pd, Pengawas sekolah Bapak Dr. Muhammad Yunus, Ketua Tim Kerja Bidang Kelembagaan Bidang Penmad Kanwil DKI Jakarta Bapak H. Ahmad Heri Fathurrochman MA, Ketua Komite Bapak H. Muhammad Khamdi, Ketua Yayasan Rumah Qur’an Asy Syifa Bapak Parji Wibowo S. E dan Bapak Wahdi Saputra S.A, Dewan guru, Komite sekolah, Orang tua siswa dan para tamu undangan.
Acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an dan oleh para wisudawan tahfidz yang telah berhasul menyelesaikan hafalan sesuai target program madrasah. Para siswa/i menerima penghargaan dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan ketekunan mereka dalam menghafal Al-Qur’an selama di MIN 13 Jakarta Timur.
Kepala Madrasah MIN 13 Jakarta Timur Ibu Elvia Luthfiasari S. Ag. M. Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa yang sangat bangga dan sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh para siswa/i. Beliau berharap kepada siswa/i MIN 13 Jakarta Timur, hafalan Al-Qur’an yang telah diperoleh dapat terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-harinya.
Suasana haru semakin terasa saat prosesi pelepasan siswa/i kelas VI (enam) dilaksanakan. Para siswa/i menerima tanda kelulusan dan penghargaan atas berbagai prestasi yang telah diraih selama belajar di madrasah. Tidak sedikit orang tua yang tampak terharu menyaksikan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan dasar dengan hasil yang membanggakan.
Melalui kegiatan Wisuda Tahfidz dan Pelepasan Siswa/i ini, MIN 13 Jakarta Timur berharap dapat menumbuhkan motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun keagamaan. Semoga para lulusan menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
“Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Jadilah generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan senantiasa mencintai Al-Qur’an,”.